Force.com - Informasi Berita Terkini

Breaking

Selasa, 25 September 2018

Panasonic Umumkan Pemenang Kid Witness News 2017-2018

September 25, 2018 0
Panasonic Umumkan Pemenang Kid Witness News 2017-2018
JAKARTA- Memasuki usia yang ke 100 tahun, Panasonic terus menjalankan prinsipnya untuk memajukan manusia sebelum produk. Sejak 20 tahun yang lalu, Panasonic membuat terobosan untuk menggali potensi dan kualitas anak-anak di dunia dalam bidang video kreatif dengan menghadirkan program Kid Witness News (KWN).

Pada penyelenggaraan program KWN yang ke-14 kali di Indonesia, PT Panasonic Gobel Indonesia kembali umumkan pemenang Regional yang akan mewakili Indonesia pada program Kid Witness News di tingkat Global.

Enam tim sineas muda dengan karya terbaik ini telah melalui serangkaian proses seleksi dan pelatihan yang panjang sejak Desember 2017 lalu. Selaku Panasonic selaku penyelenggara, berunding dengan tim dewan juri untuk memutuskan Pemenang dari setiap kategori (SD & SMP) program Kid Witness News 2017-2018 Indonesia.



"Hasil karya sineas muda berbakat Indonesia, menjunjung tinggi nilai budaya, menginspirasi banyak orang. Dengan bangga kami umumkan pemenang dari program Kid Witness News kategori Sekolah Dasar (primary) yakni MI Al Muhajiriyah Depok dengan judul video ‘Senyuman Ajaib’, SD Salman Al Farisi Bandung dengan judul video ‘Balakayang’. Serta SDN Suka Akur Kabupaten Bandung dengan judul video ‘Topi Marching Band," ujar Viya Arsawireja, Corporate Communication Manager PT. Panasonic Gobel Indonesia.

"Sedangkan untuk kategori Sekolah Menengah Pertama (secondary) pemenangnya adalah SMPN 111 Jakarta dengan judul video ‘Tolong.. Aku Terperangkap’, SMP Regina Pacis Bogor dengan judul video ‘The Way’, serta SMP Labschool Kebayoran dengan judul video ‘Hilang’," lanjutnya.

PT Panasonic Gobel Indonesia berkerja sama dengan pihak-pihak yang berdedikasi tinggi dalam bidang perfilman untuk membekali dan memberikan pengarahan untuk pembuatan film tersebut.

Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para finalis dalam berkompetisi dengan peserta dari Negara-negara lain pada program Kid Witnes News tingkat global.

"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak yang kredibel dan profesional yaitu Andreas Humala dari London School Public Relation (LSPR), Chistine Hakim (Aktris senior), Hilman Mutasi (Penulis Naskah Film). Dan juga Oddy Harahap (Sutradara Film) untuk memberikan pelatihan terbaik bagi anak-anak dalam mempersiapkan mereka berkompetisi di tingkat global," Viya menjelaskan.

"Tim yang akan mewakili Indonesia pada Kid Witness News tingkat global pada ketegori sekolah dasar (primary) adalah MI Al Muhajiriyah Depok sementara untuk ketegori sekolah menengah pertama (secondary) adalah SMPN 111 Jakarta. Hal ini menjadi sebuah kebanggaan tidak hanya untuk pemenang namun juga untuk kita semua," tambah Viya Arsawireja.

KWN adalah program pendidikan global yang dicanangkan oleh Panasonic Corporation. Bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan komunikasi, serta meningkatkan kerjasama tim melalui produksi video oleh anak-anak di tingkat SD dan SMP.

Pemenang dari kompetisi KWN di Indonesia ini nantinya akan dilombakan pada KWN Global yang diikuti oleh anak-anak dari seluruh dunia.

"Program Kid Witness News 2017-2018 ini merupakan komitmen Panasonic memberikan kesempatan pada generasi muda Indonesia yang berusaha 10-15 tahun. Untuk dapat mengembangkan bakat dan kreativitas, terutama dalam hal pembuatan film pendek dan diharapkan dapat terus meningkatakan kualitas dari sumber daya manusia di Indonesia" tutup Viya Arsawireja.

Kamis, 13 September 2018

Pengurus IWO Ikuti Media Asean

September 13, 2018 0
Pengurus IWO Ikuti Media Asean
Singapura – Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) berpartisipasi di forum wartawan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Singapura.
Wartawan dari 10 negara anggota ASEAN ( Association of Southeast Asian Nations ) bertemu dari tanggal 3-5 Mei 2018.
Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Jaringan Antar Lembaga PP IWO Lia Nathalia menjadi salah satu peserta ASEAN Media Forum AMF) yang kedua, menjadi salah satu perwakilan Indonesia bersama dua wartawan lainnya.
Para wartawan dari Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam diharapkan dapat menyampaikan ke masyarakat mengenai ASEAN.
“Kita ingin senior editor memahami pemikiran tentang ASEAN dan pekerjaannya,” ujar Lee Yoong Yoong, direktur Direktorat Urusan Komunitas pada Sekratariat ASEAN pada pembukaan AMF kedua di Kampus Nanyang Technological University (NTU Singapura) pada Jumat (4/5).
Acara yang terselenggara  berkat kerjasama Sekretariat ASEAN dan pemerintah Jerman melalui lembaga GIZ, juga disponsori oleh Air Asia dan S. Rajaratnam School of International Studies NTU Singapura.
Sambuatan utama diberikan oleh Ketua Parlemen Singapura Yang Mulia  Tan Chuan-Jin.
Pemberi sambutan lainnya adalah Duta Besar Ong Keng Yong yang merupakan wakil ketua eksekutif S. Rajaratnam School of International Studies NTU Singapura, dan perwakilan pemerintah Jerman dan Air Asia.
Juga diselenggarakan diskusi dengan pembicara Prof. Tommy Koh salah satu ahli hukum dan hubungan internasional dari Universitas Nasional Singapura, Prof. Kishore Mahbubani, ahli kebijakan publik dari universitas yang sama dan Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Dr. RM Marty M Natalegawa.
“Kesempatan berpatisipasi dalam forum wartawan internasional ini sangat bermanfaat. Selain menambah wawasan, juga menambah jaringan baik dengan wartawan maupun pemangku kepentingan dari berbagai negara,” ujar Lia.
“Semoga partisipasi dalam forum wartawan internasional tersebut dapat memberi kontribusi positif ke depan buat IWO,” tambahnya.
IWO/Red